Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap dedikasi insan pers. Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah dan media massa. Bapenda Sukabumi apresiasi peran pers yang selama ini menjadi jembatan informasi bagi masyarakat Tatar Sukabumi.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa media memiliki andil besar dalam menyosialisasikan program perpajakan. Tanpa dukungan informasi dari rekan-rekan jurnalis, program pemerintah tidak akan sampai secara maksimal ke pelosok desa. Oleh karena itu, sinergi ini harus terus kita jaga dan tingkatkan demi kemajuan daerah.
Media Sebagai Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Kehadiran media massa bukan sekadar penyampai berita rutin. Bagi Bapenda, pers adalah mitra strategis yang membantu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya Pajak Daerah. Edukasi yang tepat dapat meningkatkan kesadaran warga untuk berkontribusi dalam pembangunan melalui pembayaran pajak tepat waktu.
Selain itu, transparansi publik dapat terwujud berkat pengawasan dan publikasi dari rekan-rekan media. Hal ini sejalan dengan komitmen Bapenda untuk memberikan layanan yang akuntabel dan bersih. Melalui informasi yang akurat, masyarakat dapat memahami bahwa pajak yang mereka bayar akan kembali dalam bentuk fasilitas publik yang memadai.
Bapenda Sukabumi Apresiasi Peran Pers dalam Literasi Pajak
Salah satu tantangan terbesar pemerintah daerah adalah meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Dalam hal ini, Bapenda Sukabumi apresiasi peran pers yang terus konsisten memberikan ruang bagi publikasi inovasi layanan pajak. Misalnya, sosialisasi aplikasi pembayaran pajak digital yang kini semakin mudah diakses oleh warga.
Beberapa poin penting kontribusi pers bagi Bapenda antara lain:
-
Sosialisasi Program: Menyebarluaskan informasi pemutihan atau diskon pajak kendaraan dan PBB.
-
Edukasi Regulasi: Menjelaskan aturan perpajakan terbaru dengan bahasa yang lebih sederhana.
-
Umpan Balik: Menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi atau keluhan terkait pelayanan.
-
Counter Hoax: Meluruskan informasi salah terkait kebijakan pajak yang sering beredar di media sosial.
Tantangan Pers di Era Digital dan Kolaborasi Masa Depan
Memasuki tahun 2026, tantangan dunia pers semakin kompleks dengan derasnya arus informasi digital. Bapenda berharap insan pers di Sukabumi tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Profesionalisme jurnalis sangat dibutuhkan agar informasi yang diterima masyarakat tetap objektif dan berimbang.
“Kami menyadari bahwa di era digital ini, kecepatan informasi sangatlah penting. Namun, kebenaran data tetap menjadi prioritas utama,” ujar perwakilan Bapenda Sukabumi. Beliau menambahkan bahwa pihaknya siap membuka pintu komunikasi selebar-lebarnya bagi jurnalis yang membutuhkan data terkait pendapatan daerah.
Komitmen Mendukung Kebebasan Pers yang Bertanggung Jawab
Sebagai bentuk nyata dukungan, Bapenda Sukabumi berkomitmen untuk selalu kooperatif dalam memberikan informasi publik. Kebebasan pers merupakan pilar demokrasi yang harus kita jaga bersama. Dengan pers yang sehat, pemerintah daerah dapat bekerja lebih efektif karena adanya kontrol sosial yang konstruktif.
Akhir kata, selamat Hari Pers Nasional 2026 untuk seluruh jurnalis, khususnya yang bertugas di wilayah Sukabumi. Semoga semangat kolaborasi ini terus membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Mari kita bangun Sukabumi yang lebih baik melalui informasi yang mencerdaskan dan transparan.






