Seorang wisatawan asal Australia berusia 22 tahun meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis di resor ski Tsugaike Mountain Resort, kawasan Hakuba Valley, Jepang. Insiden langka itu terjadi pada pagi 30 Januari, ketika ransel korban tersangkut pada kursi kereta gantung saat hendak turun di stasiun puncak.
Kepolisian setempat mengonfirmasi kejadian tersebut pada 2 Februari. Menurut keterangan operator Tsugaike Gondola Lift, masalah muncul ketika korban bersiap meninggalkan kursi. Tali atau pengait ransel yang tidak terpasang sempurna terjerat pada bagian kursi sistem kabel, membuat ransel tidak terlepas dari tubuh korban.
Akibatnya, saat kursi terus bergerak mengikuti jalur kabel, korban ikut tertarik dan sempat tergantung di udara sesaat setelah meninggalkan area stasiun. Petugas yang melihat kejadian tersebut segera menekan tombol penghentian darurat untuk menghentikan operasional lift.
Presiden Tsugaike Gondola Lift, Tsuneo Kubo, menyampaikan bahwa korban berhasil dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Namun, meski telah mendapatkan penanganan medis intensif, korban dinyatakan meninggal dunia pada 1 Februari.
Pihak pengelola kini bekerja sama dengan otoritas investigasi guna menelusuri penyebab pasti kecelakaan dan meninjau kembali prosedur keselamatan. Manajemen menyatakan komitmennya untuk memperketat standar keamanan operasional dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi wisatawan mengenai keselamatan penggunaan perlengkapan pribadi di fasilitas ski. Para ahli keselamatan menyarankan agar pengunjung melepaskan ransel atau memastikan seluruh tali dan pengait terpasang rapi sebelum naik maupun turun dari kereta gantung, guna meminimalkan risiko kecelakaan.






