Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menggelar buka puasa bersama insan pers dari berbagai media di rumah dinas wali kota pada 1 Maret 2026. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi Ramadan, tetapi juga ruang dialog terbuka untuk membahas berbagai isu pembangunan Kota Sukabumi.
Dalam suasana yang lebih cair, wali kota dan insan pers saling berdiskusi mengenai program-program pemerintah daerah serta kebutuhan penguatan ekosistem pers lokal. Salah satu topik yang mengemuka adalah dukungan Pemkot Sukabumi terhadap peningkatan kualitas profesi jurnalis.
Ayep Zaki menyampaikan komitmen pemerintah kota untuk memfasilitasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Selain itu, ia juga menyinggung dukungan berupa fasilitasi jaminan sosial kesehatan insan pers melalui program BPJS Kesehatan, sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap pekerja media.
Dialog kemudian berkembang pada isu infrastruktur, khususnya jalan rusak yang banyak dikeluhkan warga. Wali Kota menegaskan bahwa Pemkot Sukabumi akan melakukan perbaikan secara bertahap, termasuk menangani ruas yang sudah lama menjadi sorotan masyarakat.
Salah satu ruas yang disebut akan segera ditangani adalah Jalan Merbabu. Ayep Zaki menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut akhirnya diputuskan menggunakan APBD Kota Sukabumi karena adanya kendala teknis yang membuat data bantuan dari Pemprov Jawa Barat tidak terinput ke sistem, meski sebelumnya telah disetujui.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah kota akan mencoba menyelesaikan persoalan itu dari anggaran daerah agar pekerjaan tidak terus tertunda. Pernyataan ini sekaligus menunjukkan upaya Pemkot untuk tetap bergerak meski menghadapi hambatan administratif dalam koordinasi bantuan lintas pemerintahan.
Selain Jalan Merbabu, Ayep Zaki juga menyebut arah kebijakan perbaikan jalan ke depan akan mengutamakan sistem cor, bukan sekadar aspal. Menurutnya, sejumlah jalan yang sering rusak perlu ditangani dengan metode yang lebih kuat, lalu dilapisi kembali agar lebih tahan lama.
Ia menargetkan ada sekitar 10 ruas jalan rusak yang akan dibenahi dalam kurun waktu tiga tahun. Pernyataan ini memberi gambaran bahwa Pemkot Sukabumi tengah menyusun skala prioritas infrastruktur dengan pendekatan bertahap, menyesuaikan kemampuan pembiayaan daerah.
Dalam momen buka puasa bersama itu, Ayep Zaki juga kembali menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendukung program pembangunan. Dialog dengan insan pers pun menjadi penting, karena media dipandang sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menjaga ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.






