Dinas Ketenagakerjaan Disnaker Kota Bandung menyiapkan ribuan paket pelatihan kerja, kewirausahaan, serta pemagangan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Program ini ditujukan bagi warga Kota Bandung, termasuk penyandang disabilitas, sebagai upaya meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas akses terhadap peluang kerja dan usaha mandiri.
Fokus terbesar diarahkan pada pelatihan kewirausahaan. Tercatat sebanyak 826 paket pelatihan disediakan dengan total kuota mencapai 16.520 peserta. Materi pelatihan dirancang mengikuti kebutuhan usaha mikro dan perkembangan pasar, mulai dari bidang jasa hingga kuliner dan ekonomi digital. Beberapa di antaranya meliputi pelatihan barber, barista, katering, pastry, digital marketing, menjahit, hingga perbaikan ponsel.
Selain kewirausahaan, Disnaker Kota Bandung juga membuka pelatihan berbasis kompetensi sebanyak 26 paket untuk 520 peserta. Kejuruan yang ditawarkan akan disesuaikan dengan minat pendaftar dan kebutuhan dunia usaha serta industri di Kota Bandung, sehingga lulusan pelatihan diharapkan lebih mudah terserap ke pasar kerja.
Kesempatan peningkatan keterampilan juga diberikan kepada penyandang disabilitas. Disnaker menyiapkan dua paket pelatihan untuk 40 peserta, ditambah empat paket lainnya untuk 80 orang. Bidang yang dibuka antara lain digital marketing, katering, barista dasar, dan tata rias wajah, yang dinilai memiliki peluang usaha dan kerja cukup luas.
Di sisi lain, program pemagangan dalam negeri turut disiapkan melalui dua paket dengan total 40 peserta. Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi lulusan muda untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di dunia industri sebelum memasuki pasar kerja secara penuh.
Pendaftaran seluruh program dilakukan secara mandiri melalui aplikasi Disnaker New BIMMA, dengan persyaratan yang disesuaikan pada masing-masing jenis pelatihan. Untuk pelatihan kewirausahaan, peserta wajib ber-KTP Kota Bandung, berusia 17–50 tahun, sehat jasmani dan rohani, memiliki motivasi berwirausaha, tidak terikat pekerjaan permanen, serta mampu mengikuti pelatihan hingga selesai. Sementara itu, pelatihan berbasis kompetensi dan pemagangan mensyaratkan usia minimal 18 tahun dengan pendidikan paling rendah SMA atau SMK.
Melalui ribuan paket pelatihan dan pemagangan ini, Disnaker Kota Bandung menargetkan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal, mendorong lahirnya wirausaha baru, serta memperluas kesempatan kerja yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Bandung sepanjang 2026.






