TikTok Capai Kesepakatan Rahasia, Lolos dari Gugatan Massal Kecanduan Media Sosial

Avatar photo

- Penulis Berita

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TikTok berhasil mencapai kesepakatan damai di menit-menit terakhir untuk mengakhiri tuntutan hukum besar yang menuduh platform tersebut sengaja merancang fitur yang memicu kecanduan media sosial. Dengan kesepakatan ini, TikTok resmi menghindari proses persidangan terbuka yang berisiko merusak citra publik serta operasional perusahaan.

Kesepakatan yang rinciannya masih dirahasiakan ini tercapai tepat sesaat sebelum pemilihan juri dimulai. Langkah TikTok ini menyusul jejak Snap yang juga telah mencapai kompromi serupa satu minggu sebelumnya. Meski lolos dari tuntutan ini, TikTok masih harus menghadapi lebih dari sepuluh prosedur hukum paralel lainnya terkait isu serupa.

Fokus Gugatan Kini Mengarah ke Meta dan YouTube Gugatan ini berawal dari keluhan yang diajukan pada tahun 2023 oleh seorang warga California berinisial K.G.M. Ia menuduh raksasa teknologi seperti Meta, Snap, TikTok, dan YouTube telah menciptakan ekosistem “adiktif” yang berdampak buruk pada kesehatan mental anak di bawah umur.

Dengan mundurnya TikTok dan Snap dari bangku terdakwa, fokus persidangan kini tertuju sepenuhnya pada:

  • Meta: Perusahaan induk Facebook dan Instagram.

  • YouTube: Anak perusahaan video di bawah naungan Alphabet.

Para petinggi besar seperti Mark Zuckerberg (Meta), Adam Mosseri (Instagram), dan Neal Mohan (YouTube) diprediksi tetap harus memberikan kesaksian di pengadilan untuk menjelaskan tanggung jawab platform mereka terhadap pengguna muda.

Menuju Perubahan Regulasi Digital Rangkaian kesepakatan damai yang diambil oleh para raksasa teknologi ini dipandang sebagai sinyal kesadaran baru mengenai risiko kecanduan digital. Meski rincian biaya kompensasi disembunyikan, para pengamat hukum menilai bahwa sistem peradilan Amerika Serikat tengah mempercepat langkah untuk menuntut tanggung jawab sosial dari penyedia jejaring sosial.

Sepanjang tahun 2026, California dijadwalkan akan menggelar beberapa persidangan serupa lainnya. Hal ini menandai pergeseran besar dalam regulasi media sosial, di mana perlindungan kesehatan mental anak di bawah umur kini menjadi prioritas utama dalam menghadapi algoritma yang dianggap manipulatif.

Berita Terkait

9 Cara Hemat Kuota Internet di Windows 10 Biar Tidak Cepat Habis
AI untuk Pengembangan Pertanian, Transformasi Menuju Era Tani Cerdas
Dominasi Teknologi Drone dan Rudal dalam Transformasi Dunia Militer Modern
Keamanan Global Terancam Risiko Penggunaan Internet Satelit dan Starlink
Regulasi Ketat Pemerintah Dunia Bayangi Pesatnya Perkembangan Teknologi AI dan Digital
Senat AS Soroti Penggunaan Starlink di Wilayah Sensitif Asia Tenggara
Update Apple iOS 26.5 Beta Hadirkan Peningkatan Performa dan Tampilan Baru
Google Resmi Memulai Uji Coba Android 17 Versi Beta Awal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:45 WIB

9 Cara Hemat Kuota Internet di Windows 10 Biar Tidak Cepat Habis

Minggu, 12 April 2026 - 11:59 WIB

AI untuk Pengembangan Pertanian, Transformasi Menuju Era Tani Cerdas

Minggu, 12 April 2026 - 02:11 WIB

Dominasi Teknologi Drone dan Rudal dalam Transformasi Dunia Militer Modern

Minggu, 12 April 2026 - 01:52 WIB

Keamanan Global Terancam Risiko Penggunaan Internet Satelit dan Starlink

Minggu, 12 April 2026 - 01:51 WIB

Regulasi Ketat Pemerintah Dunia Bayangi Pesatnya Perkembangan Teknologi AI dan Digital

Berita Terbaru

Isi Talak Ahmad Dhani

Berita

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Nomor Induk Kependudukan Bansos

Nasional

Nomor Induk Kependudukan: Cara Cek Bansos Mei 2026 Terbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:05 WIB