Banjir Rendam Dayeuhkolot dan Baleendah Akibat Hujan Deras serta Drainase Buruk

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 9 April 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Rendam Dayeuhkolot dan Baleendah Akibat Hujan Deras serta Drainase Buruk

Banjir Rendam Dayeuhkolot dan Baleendah Akibat Hujan Deras serta Drainase Buruk

Kawasan Bandung Raya kembali menghadapi tantangan klasik musim penghujan yang sangat menyulitkan warga di beberapa titik.

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Bandung telah menyebabkan air meluap ke pemukiman penduduk.

Dua wilayah yang menjadi pusat perhatian utama saat ini adalah Dayeuhkolot dan Baleendah. Lokasi tersebut memang sudah lama dikenal sebagai kawasan langganan banjir setiap kali cuaca ekstrem melanda wilayah Bandung bagian selatan.

Debit air yang terus meningkat sejak sore hingga malam hari membuat warga harus bersiaga mengamankan harta benda mereka. Aliran sungai yang tidak mampu lagi menampung volume air hujan menjadi pemicu utama masuknya air ke dalam rumah-rumah penduduk.

Namun, faktor alam bukan satu-satunya penyebab utama dari bencana tahunan yang terus berulang di kawasan ini. Buruknya sistem drainase atau saluran pembuangan air di sekitar pemukiman warga memperparah kondisi genangan di lapangan.

Drainase yang tersumbat atau tidak berfungsi maksimal membuat air hujan yang turun tertahan di permukaan jalan dan masuk ke pemukiman.

Tanpa adanya aliran yang lancar menuju sungai, air akhirnya tertahan selama berjam-jam bahkan hingga berhari-hari.

Banyak warga Dayeuhkolot yang terpaksa memindahkan kendaraan mereka ke dataran yang lebih tinggi demi menghindari kerusakan akibat terendam air.

Aktivitas ekonomi di pasar-pasar lokal juga terganggu karena akses jalan tertutup genangan yang cukup tinggi.

Baleendah pun mengalami situasi serupa di mana beberapa ruas jalan utama tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Genangan air yang cukup dalam membuat para pengendara harus memutar jauh untuk mencari jalur alternatif yang lebih aman.

Petugas di lapangan mencatat bahwa intensitas hujan kali ini memang tergolong sangat tinggi dan berlangsung dalam durasi yang cukup lama. Hal ini membuat tanah tidak mampu lagi menyerap air secara optimal, ditambah dengan kondisi permukaan yang sudah banyak tertutup bangunan.

Masalah drainase di kawasan Bandung Raya memang menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar bagi pemerintah daerah setempat.

Upaya pembersihan saluran air yang dilakukan secara berkala tampaknya belum cukup untuk menandingi volume air saat cuaca ekstrem tiba.

Banjir yang merendam Dayeuhkolot dan wilayah sekitarnya sering kali membawa material lumpur yang tebal dan sampah dari berbagai saluran. Kondisi ini membuat proses pembersihan setelah air surut menjadi pekerjaan yang sangat berat bagi masyarakat terdampak.

Beberapa titik di Kabupaten Bandung bahkan melaporkan ketinggian air yang mencapai paha orang dewasa pada puncak hujan kemarin. Tim evakuasi telah disiagakan di titik-titik rawan untuk memberikan bantuan jika ada warga yang membutuhkan evakuasi darurat.

Ketidaksiapan infrastruktur drainase dalam menghadapi perubahan pola hujan menjadi sorotan banyak pihak di media sosial. Warga berharap ada perbaikan menyeluruh pada sistem saluran air agar wilayah mereka tidak terus-menerus terendam banjir setiap tahun.

Kawasan Baleendah yang secara geografis berada di cekungan memang memiliki risiko yang jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah Bandung lainnya.

Air kiriman dari wilayah utara dan pusat kota sering kali menumpuk di area selatan sebelum dialirkan menuju aliran sungai utama.

Sistem drainase yang ada saat ini dinilai sudah tidak lagi mampu menampung beban air yang terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk. Pembangunan yang masif di wilayah atas juga berdampak langsung pada kecepatan aliran air yang turun ke wilayah hilir seperti Dayeuhkolot.

Masyarakat setempat kini hanya bisa pasrah sembari menunggu air surut agar mereka bisa kembali beraktivitas normal di rumah masing-masing.

Namun, rasa cemas tetap menghantui karena awan mendung masih sering terlihat menyelimuti langit Bandung Raya setiap sore hari.

Koordinasi antara pemerintah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung sangat diperlukan untuk mencari solusi jangka panjang masalah banjir ini. Sebab, aliran air di drainase tidak mengenal batas wilayah administratif dan saling berkaitan satu sama lain dari hulu ke hilir.

Hingga saat ini, bantuan logistik mulai didistribusikan ke posko-posko pengungsian darurat yang didirikan di tempat-tempat yang masih aman. Warga yang mengungsi sangat membutuhkan air bersih dan makanan instan karena peralatan dapur mereka banyak yang terendam.

Drainase yang buruk memang menjadi keluhan yang paling sering disuarakan oleh warga saat petugas datang melakukan peninjauan lokasi.

Mereka meminta adanya pelebaran saluran air serta pembangunan kolam retensi baru yang lebih efektif untuk menampung luapan air.

Cuaca di Bandung Raya diprediksi masih akan tetap ekstrem selama beberapa hari ke depan menurut laporan badan meteorologi setempat.

Oleh karena itu, kewaspadaan tinggi tetap diminta kepada seluruh warga yang tinggal di daerah aliran sungai dan kawasan rawan genangan.

Penyebab banjir yang kompleks ini menuntut adanya aksi nyata tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga kesadaran lingkungan masyarakat. Sampah yang dibuang sembarangan ke selokan menjadi faktor penting yang menyumbat drainase dan memicu luapan air ke jalanan.

Dayeuhkolot dan Baleendah seolah menjadi saksi bisu betapa mendesaknya perbaikan infrastruktur air di Bandung bagian selatan ini.

Kita semua berharap penanganan banjir tahun ini bisa lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya demi keselamatan seluruh warga.

Berita Terkait

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty
Sinopsis Drama Korea Twinkling Watermelon, Perjalanan Waktu & Musik 2024
Sinopsis Drama Korea Recipe For Love, Kisah Cinta Musuh Jadi Cinta!
Sinopsis Drama Korea The King Warden, Kisah Haru Raja Terbuang
Sinopsis Netflix Phantom Lawyer, Kisah Pengacara Arwah & 5 Fakta Menarik
Sinopsis Netflix Man Of Fire, Film Action Terbaik 2004
Sinopsis Netflix Unchosen, 5 Alasan Wajib Nonton Film Ini
Sinopsis Drama Korea Filing For Love: Plot, Pemain & Jadwal

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sinopsis Drama Korea Twinkling Watermelon, Perjalanan Waktu & Musik 2024

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:47 WIB

Sinopsis Drama Korea Recipe For Love, Kisah Cinta Musuh Jadi Cinta!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:39 WIB

Sinopsis Drama Korea The King Warden, Kisah Haru Raja Terbuang

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:27 WIB

Sinopsis Netflix Phantom Lawyer, Kisah Pengacara Arwah & 5 Fakta Menarik

Berita Terbaru

Isi Talak Ahmad Dhani

Berita

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Nomor Induk Kependudukan Bansos

Nasional

Nomor Induk Kependudukan: Cara Cek Bansos Mei 2026 Terbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:05 WIB