Basarnas Tangani 2.766 Operasi SAR Sepanjang 2025: 13.579 Nyawa Berhasil Diselamatkan

Avatar photo

- Penulis Berita

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mohammad Syafii, secara resmi melaporkan kinerja instansinya sepanjang tahun 2025 dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (28/1/2026). Dalam laporannya, Basarnas tercatat telah melaksanakan sebanyak 2.766 operasi SAR dengan total korban yang ditangani mencapai 16.996 orang.

Dari ribuan operasi tersebut, kecelakaan kapal dan kondisi yang membahayakan manusia menjadi kasus yang paling dominan. Berikut adalah rincian jenis operasi yang dilakukan:

  • Kecelakaan Kapal: 926 operasi.

  • Kondisi Membahayakan Manusia: 1.591 operasi.

  • Bencana Alam: 163 operasi.

  • Kecelakaan Pesawat Udara: 4 operasi.

  • Kecelakaan Penanganan Khusus: 82 operasi.

Mengenai kondisi korban, Basarnas mencatat keberhasilan menyelamatkan 13.579 orang. Namun, terdapat 2.698 korban meninggal dunia dan 719 orang lainnya dinyatakan hilang. Syafii menyoroti beberapa insiden besar yang menjadi perhatian publik selama tahun 2025, di antaranya jatuhnya pesawat latih PK-S126 di Bogor, tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, hingga tragedi runtuhnya Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo.

Dari sisi performa, indikator keberhasilan evakuasi Basarnas mencapai 95,46 persen, sedikit di bawah target tahunan sebesar 98 persen. Syafii menjelaskan bahwa hambatan utama di lapangan meliputi cuaca ekstrem, medan lokasi yang sulit dijangkau, serta munculnya bencana sekunder yang menghambat pergerakan tim.

Selain itu, laporan tersebut juga mengungkap bahwa pemenuhan infrastruktur SAR baru mencapai 37,88 persen. Meski demikian, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) menunjukkan tren positif dengan jumlah 14.860 personel, melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 12.558 orang.

Berita Terkait

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty
Nomor Induk Kependudukan: Cara Cek Bansos Mei 2026 Terbaru
Sinopsis Drama Korea Twinkling Watermelon, Perjalanan Waktu & Musik 2024
Sinopsis Drama Korea Recipe For Love, Kisah Cinta Musuh Jadi Cinta!
Sinopsis Drama Korea The King Warden, Kisah Haru Raja Terbuang
Stanley Prediksi Fed Tahan Suku Bunga Hingga 2027, 5 Dampaknya
Bangkalan Tinjau Sekolah Ambruk, Mendikdasmen Janji Rampung 2026
Sinopsis Netflix Phantom Lawyer, Kisah Pengacara Arwah & 5 Fakta Menarik
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:05 WIB

Nomor Induk Kependudukan: Cara Cek Bansos Mei 2026 Terbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sinopsis Drama Korea Twinkling Watermelon, Perjalanan Waktu & Musik 2024

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:47 WIB

Sinopsis Drama Korea Recipe For Love, Kisah Cinta Musuh Jadi Cinta!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:39 WIB

Sinopsis Drama Korea The King Warden, Kisah Haru Raja Terbuang

Berita Terbaru

Isi Talak Ahmad Dhani

Berita

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Nomor Induk Kependudukan Bansos

Nasional

Nomor Induk Kependudukan: Cara Cek Bansos Mei 2026 Terbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:05 WIB