Harga Bitcoin dan Ethereum Anjlok di Awal Februari Akibat Pasar Kripto Melemah

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Bitcoin dan Ethereum Anjlok di Awal Februari Akibat Pasar Kripto Melemah

Harga Bitcoin dan Ethereum Anjlok di Awal Februari Akibat Pasar Kripto Melemah

Awal bulan Februari ini dibuka dengan kabar kurang menyenangkan bagi para pegiat aset digital di seluruh dunia.

Pasar kripto secara keseluruhan menunjukkan pelemahan yang cukup dalam setelah sempat mengalami pergerakan yang fluktuatif pada periode sebelumnya. Bitcoin dan Ethereum, dua aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, memimpin penurunan ini dengan angka yang cukup signifikan.

Kondisi merah merayap di berbagai bursa pertukaran kripto sejak perdagangan sesi pagi dimulai. Para investor tampaknya sedang berhati-hati dalam menempatkan modal mereka akibat kondisi pasar yang sedang tidak stabil. Volatilitas yang tinggi kembali menghantui layar monitor para trader, membuat suasana perdagangan terasa lebih mencekam dari biasanya.

Bitcoin yang selama ini dianggap sebagai aset utama atau raja kripto tidak mampu menahan tekanan jual yang masif.

Penurunan harga ini terjadi secara cepat dalam waktu singkat, memicu likuidasi di berbagai posisi perdagangan berjangka. Sentimen negatif yang menyelimuti pasar global seolah memberikan pukulan bertubi-tubi bagi mata uang digital ini.

Ethereum sebagai platform kontrak pintar terbesar juga tidak luput dari koreksi tajam. Aset kripto ini mengikuti jejak Bitcoin dengan penurunan persentase yang hampir serupa, bahkan sedikit lebih dalam di beberapa bursa tertentu. Hal ini menciptakan efek domino yang luar biasa terhadap token-token alternatif atau altcoins lainnya.

Ketidakstabilan pasar ini sebenarnya bukan tanpa alasan yang mendasar. Banyak pengamat mulai mengaitkan pelemahan ini dengan ketidakpastian kondisi ekonomi makro yang sedang berlangsung.

Para pemilik modal cenderung menarik diri dari aset berisiko tinggi seperti mata uang kripto saat situasi global sedang tidak menentu.

Awal Februari yang seharusnya menjadi momentum pemulihan justru berubah menjadi zona merah bagi portofolio banyak orang. Grafik harga menunjukkan pola penurunan yang konsisten selama beberapa jam terakhir tanpa ada tanda-tanda perlawanan dari pihak pembeli. Kekuatan penjual saat ini mendominasi jalannya transaksi di pasar spot maupun derivatif.

Pelemahan ini memberikan dampak psikologis yang cukup besar bagi para pemain baru di dunia aset digital. Ketakutan akan terjadinya penurunan yang lebih dalam membuat banyak pihak memilih untuk melakukan aksi jual rugi atau cut loss. Inilah yang kemudian mempercepat jatuhnya harga Bitcoin ke level dukungan terendahnya bulan ini.

Di sisi lain, Ethereum terus berjuang untuk mempertahankan level harga psikologisnya agar tidak terjatuh lebih jauh. Namun, arus keluar modal dari ekosistem Ethereum tampak cukup besar dalam catatan transaksi on-chain terbaru. Transaksi besar oleh para paus atau whale menunjukkan adanya perpindahan aset menuju dompet penyimpanan dingin.

Sentimen pasar saat ini benar-benar sedang diuji oleh berbagai faktor eksternal maupun internal industri itu sendiri.

Pergerakan harga yang tidak menentu ini membuat proyeksi jangka pendek menjadi sangat sulit untuk ditentukan secara akurat. Para analis masih terus memantau apakah ini hanya koreksi sementara atau awal dari tren penurunan yang lebih panjang.

Bitcoin sendiri sempat menyentuh angka yang membuat banyak trader merasa khawatir akan terjadinya pasar bearish yang berkepanjangan.

Meskipun ada upaya rebound kecil di beberapa titik, tekanan jual kembali muncul setiap kali harga mencoba untuk naik. Dominasi pasar Bitcoin terhadap koin-koin lainnya juga mengalami pergeseran di tengah kekacauan harga ini.

Pelemahan nilai Ethereum juga berimbas pada biaya gas dan aktivitas di jaringan terdesentralisasi miliknya. Penurunan harga aset biasanya diikuti dengan berkurangnya aktivitas spekulasi di aplikasi keuangan terdesentralisasi atau DeFi. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya keterkaitan antara harga koin utama dengan ekosistem digital di bawahnya.

Para investor kini sedang menunggu rilis data ekonomi penting yang diperkirakan akan keluar dalam beberapa hari mendatang. Data tersebut seringkali menjadi katalisator bagi pergerakan harga di pasar keuangan, termasuk dunia kripto. Untuk sementara, mayoritas pelaku pasar lebih memilih untuk memegang uang tunai atau aset stabil atau stablecoin.

Kondisi yang tidak stabil ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen risiko para pemilik aset.

Bitcoin dan Ethereum tetap menjadi pusat perhatian karena arah gerak mereka akan menentukan nasib ribuan aset digital lainnya. Saat kedua raksasa ini melemah, hampir bisa dipastikan pasar secara keseluruhan akan ikut meradang.

Meskipun penurunan awal Februari ini cukup signifikan, sejarah mencatat bahwa pasar kripto memang penuh dengan kejutan.

Fluktuasi tajam seperti ini sudah menjadi bagian dari karakter investasi di bidang teknologi blockchain tersebut. Namun, besarnya persentase penurunan kali ini tetap saja membuat banyak pihak harus menghitung ulang strategi mereka.

Interaksi antara permintaan dan penawaran di bursa saat ini sedang berada pada titik jenuh yang cukup ekstrem. Volume perdagangan menunjukkan aktivitas yang tinggi, namun didominasi oleh instruksi penjualan di berbagai level harga. Ethereum terlihat kesulitan mencari pijakan baru di tengah badai sentimen negatif yang belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

Investasi pada Bitcoin saat ini membutuhkan ketahanan mental yang lebih kuat dibandingkan periode-periode stabil sebelumnya.

Pelemahan pasar ini menjadi pengingat bahwa tidak ada jaminan keuntungan yang konsisten dalam instrumen yang sangat fluktuatif ini. Setiap pergerakan harga sekecil apa pun memiliki konsekuensi finansial yang nyata bagi para pelakunya.

Sampai berita ini disusun, pasar masih menunjukkan tren konsolidasi di level bawah dengan kecenderungan menurun tipis.

Bitcoin dan Ethereum belum memberikan konfirmasi mengenai arah pembalikan tren yang kuat untuk kembali ke jalur hijau. Dunia kripto saat ini sedang menahan napas sambil memperhatikan perkembangan ekonomi global yang terus berubah setiap detiknya.

Berita Terkait

9 Cara Hemat Kuota Internet di Windows 10 Biar Tidak Cepat Habis
AI untuk Pengembangan Pertanian, Transformasi Menuju Era Tani Cerdas
Dominasi Teknologi Drone dan Rudal dalam Transformasi Dunia Militer Modern
Keamanan Global Terancam Risiko Penggunaan Internet Satelit dan Starlink
Regulasi Ketat Pemerintah Dunia Bayangi Pesatnya Perkembangan Teknologi AI dan Digital
Senat AS Soroti Penggunaan Starlink di Wilayah Sensitif Asia Tenggara
Update Apple iOS 26.5 Beta Hadirkan Peningkatan Performa dan Tampilan Baru
Google Resmi Memulai Uji Coba Android 17 Versi Beta Awal

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:45 WIB

9 Cara Hemat Kuota Internet di Windows 10 Biar Tidak Cepat Habis

Minggu, 12 April 2026 - 11:59 WIB

AI untuk Pengembangan Pertanian, Transformasi Menuju Era Tani Cerdas

Minggu, 12 April 2026 - 02:11 WIB

Dominasi Teknologi Drone dan Rudal dalam Transformasi Dunia Militer Modern

Minggu, 12 April 2026 - 01:52 WIB

Keamanan Global Terancam Risiko Penggunaan Internet Satelit dan Starlink

Minggu, 12 April 2026 - 01:51 WIB

Regulasi Ketat Pemerintah Dunia Bayangi Pesatnya Perkembangan Teknologi AI dan Digital

Berita Terbaru

Isi Talak Ahmad Dhani

Berita

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Nomor Induk Kependudukan Bansos

Nasional

Nomor Induk Kependudukan: Cara Cek Bansos Mei 2026 Terbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:05 WIB