Pemulihan sektor pertanian pascabanjir mulai dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui bantuan benih padi. Penyaluran ini ditujukan agar petani bisa segera melakukan tanam ulang dan produksi tidak terlalu lama terhenti.
Distribusi dilakukan bertahap dengan pembukaannya di Kecamatan Karangbahagia. Pada tahap awal ini, pemerintah menyalurkan benih sebanyak 5 ton untuk lahan seluas 200 hektare yang tersebar pada tujuh kelompok tani.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid, kepada Kepala Desa Karanganyar di Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia, pada Senin (23/02/2026). Agenda tersebut turut dihadiri jajaran dinas terkait, termasuk unsur pembinaan tanaman pangan dan para pendamping lapangan.
Sejumlah unit teknis ikut mendampingi pelaksanaan, seperti Kepala Bidang Tanaman Pangan, Ketua Tim Produksi, Ketua Tim Perlindungan Tanaman (Perlintan), Koordinator Penyuluh Kecamatan Karangbahagia, hingga petugas POPT. Kehadiran mereka diperlukan untuk memastikan bantuan bukan hanya sampai, tetapi juga tepat guna.
Bantuan benih ini diberikan setelah petani menyampaikan keluhan dan melakukan audiensi langsung kepada Plt Bupati Asep Surya Atmaja. Pemerintah kemudian menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan menyiapkan dropping benih yang dimulai pada hari penyerahan, agar petani penerima manfaat bisa segera bergerak.
Program ini menyasar 1.031 petani yang lahannya terdampak banjir. Pemerintah menilai percepatan tanam ulang penting untuk menekan potensi kerugian, menjaga ritme musim tanam, dan mencegah penurunan pasokan di tingkat daerah.
Ketua Tim Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dodo Hadi Triwardoyo, menyebut bantuan tersebut sebagai respons cepat untuk pemulihan pascabencana. Ia menegaskan total bantuan pada tahap awal mencapai 5 ton untuk areal terdampak 200 hektare.
“Bantuan ini diberikan untuk membantu petani yang terdampak banjir agar bisa segera kembali menanam dan memulihkan produksi pertanian,” ujar Dodo saat mendampingi penyerahan di Desa Karanganyar.
Ia menambahkan, percepatan distribusi dilakukan agar jadwal tanam tidak terlalu mundur. Selain menyalurkan bantuan, pemerintah juga melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan seluruh lahan terdampak terpetakan dengan benar sehingga bantuan berikutnya tepat sasaran.
Setelah Karangbahagia, penyaluran akan berlanjut ke wilayah terdampak lain. Jadwal berikutnya direncanakan di Kecamatan Sukakarya, lalu dilanjutkan ke Kecamatan Cabangbungin, menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Melalui bantuan benih ini, Pemkab Bekasi berharap proses pemulihan pertanian berjalan cepat dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga. Pemerintah menekankan bahwa dukungan pascabanjir tidak berhenti pada bantuan awal, melainkan berlanjut lewat pendampingan dan pemantauan agar petani benar-benar bisa kembali berproduksi.






