Polres Sikka Polda NTT terus mendorong generasi muda agar mempersiapkan diri menjadi calon anggota Polri yang berintegritas. Melalui Bagian SDM, institusi ini menggelar sosialisasi rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2026 di lingkungan sekolah menengah sebagai bagian dari edukasi publik sejak dini.
Kegiatan kampanye rekrutmen disertai pembagian brosur itu berlangsung di SMA Katolik St. Gabriel Maumere, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, pada Rabu (25/2/2026). Sosialisasi dilakukan pada siang hari dan diikuti siswa kelas X, XI, dan XII dengan antusias.
Tim SDM Polres Sikka yang hadir dipimpin Ps. Kasubbagdalpers Bag SDM Polres Sikka Ipda A. Rusyudi Mangge, S.Psi., didampingi Ps. Paursubbagdalpers Aipda Edwin Yuliansyah dan Brigpol Hambali. Kehadiran tim disambut positif karena banyak siswa ingin mengetahui jalur masuk Polri secara resmi.
Dalam pemaparan materi, tim menekankan bahwa proses penerimaan calon anggota Polri TA 2026 mengedepankan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Selain itu, seleksi juga ditegaskan menggunakan konsep Clean and Clear agar semua peserta memperoleh kesempatan yang adil.
Pesan penting yang berulang disampaikan kepada siswa adalah agar tidak percaya pada praktik percaloan atau janji kelulusan dari pihak mana pun. Tim mengingatkan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara gratis, terbuka, dan berbasis kemampuan peserta, bukan faktor kedekatan maupun pembayaran.
Sosialisasi ini sekaligus menjadi langkah pencegahan terhadap oknum yang berupaya memanfaatkan momen rekrutmen untuk keuntungan pribadi. Dengan edukasi langsung di sekolah, Polres Sikka ingin membangun pemahaman bahwa jalur resmi rekrutmen Polri dapat diakses secara transparan oleh semua calon.
Tak hanya menjelaskan prinsip seleksi, tim SDM juga membuka forum dialog interaktif. Para siswa aktif bertanya tentang syarat administrasi, tahapan tes, standar kesehatan, hingga tips menghadapi tes psikologi dan jasmani, yang menunjukkan minat tinggi terhadap profesi kepolisian.
Menurut tim pemateri, minat tersebut perlu diiringi persiapan sejak dini. Siswa didorong untuk menjaga kesehatan, meningkatkan disiplin belajar, melatih mental, serta membangun karakter kuat dan integritas, karena faktor-faktor itu sangat menentukan saat mengikuti seleksi.
Kegiatan ini disebut selaras dengan semangat Presisi Polri, yakni Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Melalui pendekatan edukatif dan humanis di sekolah, Polres Sikka bukan hanya menyampaikan informasi rekrutmen, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap proses seleksi yang profesional.
Dengan sosialisasi yang berjalan tertib dan kondusif, Polres Sikka berharap semakin banyak lahir calon Bhayangkara muda dari Kabupaten Sikka yang cerdas, tangguh, dan siap mengabdi. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya menjaring generasi terbaik daerah demi mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat.






