Laba Honda Kuartal Oktober–Desember 2025 Anjlok Lebih dari 60%, Tertekan Tarif AS dan Biaya Restrukturisasi EV

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Honda

Honda

Honda melaporkan penurunan tajam laba pada kuartal fiskal ketiga (Oktober–Desember 2025). Laba operasi periode tersebut tercatat 153,4 miliar yen, turun 61,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hasil ini juga disebut berada di bawah perkiraan rata-rata analis.

Perusahaan menyebut tekanan datang dari dampak tarif di Amerika Serikat serta biaya restrukturisasi terkait kendaraan listrik (EV). Di saat yang sama, permintaan EV global disebut melambat, terutama di pasar Amerika Utara.

Honda menilai pasar EV di Amerika Utara bergeser ke kondisi “sangat negatif” seiring berkurangnya insentif dan menurunnya permintaan. Konsumen cenderung beralih ke model yang lebih terjangkau, termasuk kendaraan hibrida yang selama ini kuat di pasar. Honda juga menyampaikan bahwa biaya terkait EV, termasuk penyesuaian nilai aset, ikut menekan kinerja bisnis otomotif dalam periode beberapa bulan terakhir.

Wakil Presiden Eksekutif Noriya Kaihara menyatakan tantangan perusahaan saat ini adalah membangun struktur operasi yang lebih ramping dan fleksibel untuk merespons perubahan lingkungan bisnis. Di Amerika Serikat, Honda saat ini hanya memasarkan satu model listrik murni, Honda Prologue, sementara perusahaan juga menekankan penguatan teknologi hibrida di berbagai model lain.

Amerika Serikat tetap menjadi pasar terbesar Honda, menyumbang lebih dari 40% dari total penjualan global pada periode yang dilaporkan. Honda menyebut dampak tarif AS memangkas hasil bisnis secara signifikan.

Di China, Honda juga menghadapi tantangan biaya dan persaingan, di tengah percepatan elektrifikasi dan kompetisi dari produsen lokal yang agresif dalam harga maupun perangkat lunak. Honda mengakui perlu meningkatkan daya saing melalui restrukturisasi strategi bisnis yang lebih mendasar.

Meski segmen otomotif tertekan, bisnis sepeda motor Honda disebut masih kuat di sejumlah pasar dan membantu menahan dampak penurunan. Honda pun mempertahankan proyeksi laba operasi setahun penuh di kisaran 550 miliar yen, meski mengakui masih ada risiko penurunan terkait kerugian di sektor EV di AS.

Berita Terkait

BYD Dolphin 2026 Resmi di Vietnam, Harga Turun Jauh dan Jarak Tempuh Naik
Toyota bZ7 Meledak di China, Sedan Listrik Murah Banjir Ribuan Pesanan
Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI, Kontrak Baterai Rp6,8 Miliar Perkuat Strategi EV
Polytron Resmi Jadi Official Car Partner Indonesia Open 2026, Hadirkan Mobil Listrik G3
Tips Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih dan Bebas Bau
Biaya Penggunaan Mobil Listrik dan Konvensional
Mudik dengan Lexus LM 350h, Menikmati Perjalanan Pulang Kampung ala Sultan
MG4 Urban dengan Baterai Semi Padat Segera Masuk Dealer Eropa

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

BYD Dolphin 2026 Resmi di Vietnam, Harga Turun Jauh dan Jarak Tempuh Naik

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Toyota bZ7 Meledak di China, Sedan Listrik Murah Banjir Ribuan Pesanan

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI, Kontrak Baterai Rp6,8 Miliar Perkuat Strategi EV

Rabu, 15 April 2026 - 20:27 WIB

Polytron Resmi Jadi Official Car Partner Indonesia Open 2026, Hadirkan Mobil Listrik G3

Minggu, 12 April 2026 - 11:40 WIB

Tips Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih dan Bebas Bau

Berita Terbaru

Isi Talak Ahmad Dhani

Berita

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Nomor Induk Kependudukan Bansos

Nasional

Nomor Induk Kependudukan: Cara Cek Bansos Mei 2026 Terbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:05 WIB