Istilah tenaga kuda telah digunakan hampir 250 tahun untuk menggambarkan daya mesin. Meski satuan watt menjadi standar internasional, pabrikan mobil masih setia menggunakan horsepower.
Konsep ini diperkenalkan oleh James Watt pada abad ke-18 untuk mempermudah penjualan mesin uap. Ia membandingkan kinerja mesin dengan kemampuan seekor kuda.
Satu horsepower awalnya setara dengan 550 pound yang diangkat setinggi satu kaki per detik. Dalam sistem SI modern, nilainya sekitar 746 watt.
Di Eropa, dikenal pula satuan PS atau Pferdestärke yang bernilai sekitar 735 watt. Perbedaan kecil ini kerap menimbulkan kebingungan.
Pabrikan tetap memilih tenaga kuda karena terdengar lebih impresif dibanding kilowatt. Angka yang lebih besar dinilai lebih menarik secara pemasaran.
Contohnya, mobil listrik dengan daya 750 kW akan terdengar lebih spektakuler jika disebut memiliki lebih dari 1.000 tenaga kuda.
Meski demikian, watt tetap menjadi acuan dasar untuk konversi antarunit daya. Standarisasi ini penting dalam spesifikasi teknis global.
Dengan sejarah panjang dan kekuatan branding yang kuat, istilah tenaga kuda diprediksi tetap bertahan di era kendaraan listrik sekalipun.






