Mercedes-Benz tampaknya serius memperluas keluarga G-Class dengan menghadirkan versi yang lebih ringkas. Model yang selama ini disebut-sebut sebagai “Little G” atau “Little G-Class” kini tertangkap sedang diuji jalan di Eropa, menandakan proyeknya masuk fase penting.
Intinya sederhana: mempertahankan aura G-Class yang ikonik, tetapi dalam ukuran yang lebih ramah untuk penggunaan sehari-hari dan harga yang diharapkan lebih terjangkau. Dari pengamatan awal, proporsinya diperkirakan hanya sekitar 70% dari G-Class standar, dengan sudut yang dibuat lebih lembut.
Walau prototipe masih tertutup kamuflase tebal dan tambahan kelongsong bodi, siluet kotak khas G-Class tetap mudah dikenali. Bagian depan tampak datar dan tegas, lengkap dengan bonnet yang rata, sementara rangka garis bodi menonjolkan kesan “off-road” yang kuat.
Ciri yang paling mengikat identitasnya adalah lampu depan bulat. Pada unit uji, klaster lampu tersebut terlihat memiliki cincin luar yang berfungsi sebagai lampu silinder, memberi nuansa klasik yang tetap modern.
Beberapa detail lain juga terlihat, seperti set roda yang tidak seragam dan adanya batang pemasangan rak atap. Ini menguatkan kesan bahwa Mercedes sedang menguji konfigurasi berbeda sebelum masuk tahap produksi.
Yang menarik, tidak adanya knalpot belakang menjadi sinyal kuat bahwa “Little G” yang diuji memang versi listrik murni. Pintu belakangnya juga disebut tetap membuka secara horizontal, mirip pendekatan pada G 580 EQ.
Untuk varian EV, ban serep yang biasa menempel di pintu belakang kemungkinan diganti menjadi kotak peralatan berbentuk persegi. Kotak ini diproyeksikan menampung perlengkapan dan kabel pengisian daya—solusi yang menyesuaikan kebutuhan kendaraan listrik tanpa menghilangkan gaya G-Class.
Mantan CTO Mercedes, Markus Schäfer, sebelumnya menyatakan bahwa “Little G-Class” akan membawa sasis trapesium miniatur yang dirancang sendiri. Meski ukurannya dipadatkan, ia disebut tetap mempertahankan ciri penting G-Class terkait dimensi suspensi dan roda, agar kemampuan medannya tidak sekadar kosmetik.
Rincian teknis seperti kapasitas baterai dan tenaga motor masih belum dibuka. Namun, Mercedes mengisyaratkan model ini akan mewarisi teknologi dari keluarga EV baru mereka, termasuk pendekatan yang dipakai pada proyek GLA listrik dan GLC listrik.
Schäfer juga menegaskan Mercedes tidak akan memakai sistem range extender untuk segmen kecil-menengah, sehingga “Little G” pada tahap awal peluncuran adalah EV murni. Soal kemungkinan versi mesin pembakaran internal, Mercedes belum mengiyakan, tetapi juga tidak menutup pintu—keputusan akhirnya bergantung pada kebutuhan pasar.






