Ford membuat perubahan menarik pada Mustang Mach-E model tahun 2026 dengan menghapus kompartemen depan atau frunk dari daftar perlengkapan standar. Kini, konsumen yang menginginkan ruang penyimpanan di bawah kap pada SUV listrik ini harus membayar biaya tambahan.
Menurut laporan Carscoops yang mengutip temuan Ford Authority, frunk pada Mustang Mach-E 2026 berubah status menjadi opsi berbayar dengan harga 495 dolar AS di seluruh varian. Langkah ini cukup mencuri perhatian karena peralatan tersebut sebelumnya menjadi fitur standar pada model ini.
Di industri kendaraan listrik, tidak semua mobil memang memiliki ruang simpan di bawah kap mesin. Namun, kasus Ford dinilai unik karena bukan sekadar tidak menyediakan frunk dari awal, melainkan mengubah fitur standar menjadi opsi tambahan yang harus ditebus terpisah.
Ford menjelaskan keputusan tersebut didorong oleh perilaku pelanggan. Pabrikan menyebut tidak banyak pemilik Mustang Mach-E yang benar-benar menggunakan kompartemen depan itu, sehingga penghapusannya dari paket standar dianggap bisa membantu efisiensi biaya produksi.
Pabrikan asal Amerika Serikat itu juga menegaskan bahwa penghematan biaya akan berdampak kepada konsumen. Salah satu contoh yang disorot adalah Mustang Mach-E GT 2026 yang saat peluncuran disebut hampir 1.000 dolar AS lebih murah dibanding model sebelumnya.
Meski begitu, pengurangan harga tidak terlihat merata pada semua varian. Versi dasar Mustang Mach-E tetap dibanderol mulai 37.795 dolar AS, yang menunjukkan bahwa strategi penyesuaian fitur dan harga ini diterapkan berbeda tergantung trim dan paket kendaraan.
Selain frunk, Ford juga menghapus beberapa detail lain pada model 2026. Kompartemen peta di kursi depan dihilangkan, varian Mach-E Rally tidak lagi memakai spoiler belakang dan stempel mobil tertentu, sementara Paket Penampilan Perunggu juga tidak lagi tersedia.
Di sisi lain, ada sedikit pembaruan fungsional yang diberikan. Ford menambahkan pegangan samping kecil pada pintu belakang, serupa dengan elemen yang sudah ada di pintu depan. Pengguna tetap perlu menekan tombol elektronik, tetapi kini ada bagian fisik yang bisa digenggam saat membuka pintu.
Perubahan-perubahan ini memperlihatkan bagaimana Ford menyesuaikan Mustang Mach-E berdasarkan data penggunaan nyata konsumen, bukan hanya daftar fitur yang terlihat menarik di brosur. Strategi tersebut bisa menguntungkan sebagian pembeli, tetapi juga memunculkan perdebatan soal nilai fitur standar di mobil listrik premium.
Di pasar Indonesia, Ford Mustang Mach-E sendiri telah resmi hadir sejak Agustus 2025 dengan harga sekitar Rp2,599 miliar. Varian Premium AWD yang dipasarkan memiliki motor ganda bertenaga 395 hp dan torsi 676 Nm, serta baterai 88 kWh dengan jarak tempuh hingga 550 km dalam sekali pengisian penuh.






