Tesla Bersiap Nyalakan Terafab demi Pasokan Chip Mobil Otonom

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 16 Maret 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tesla

Tesla

Tesla dikabarkan segera memulai proyek Terafab, sebuah fasilitas produksi chip kecerdasan buatan berkapasitas sangat besar yang disiapkan untuk menopang ambisi perusahaan di bidang kendaraan otonom. Langkah ini menandai fase baru strategi Tesla yang kini tidak hanya mengejar produksi mobil listrik, tetapi juga ingin menguasai komponen komputasi paling penting di balik teknologi self-driving.

Sinyal peluncuran proyek tersebut datang langsung dari Elon Musk. Melalui pernyataannya, CEO Tesla itu menyebut Terafab akan mulai digulirkan dalam waktu sekitar satu pekan. Pernyataan ini menguatkan petunjuk yang sebelumnya sudah ia lontarkan dalam rapat pemegang saham tahunan, ketika ia mengatakan Tesla mungkin membutuhkan “pabrik chip besar” untuk mengejar lonjakan kebutuhan semikonduktor AI.

Di balik rencana tersebut, Tesla tengah mengembangkan chip AI5, generasi terbaru dari prosesor internal yang dirancang untuk mendukung kemampuan mengemudi otomatis penuh. Chip ini diposisikan sebagai inti dari sistem Full Self-Driving atau FSD, sehingga keberadaan pasokan yang stabil dianggap sangat menentukan arah pengembangan kendaraan Tesla di masa depan.

Selama ini, Tesla diketahui telah menggandeng sejumlah pemain besar industri chip seperti TSMC dan Samsung Electronics. Musk juga pernah menyinggung peluang kerja sama dengan Intel, meski saat itu belum ada kesepakatan yang benar-benar diteken. Artinya, Tesla memang masih membuka jalur kolaborasi, tetapi pada saat yang sama tidak mau sepenuhnya bergantung pada pabrikan luar.

Menurut Musk, masalah utamanya bukan sekadar siapa yang bisa memproduksi chip, melainkan apakah volume produksinya cukup untuk mengimbangi pertumbuhan kebutuhan Tesla. Dalam pandangannya, bahkan bila para pemasok berjalan dalam skenario terbaik sekalipun, hasilnya masih belum akan memadai untuk mengejar target perusahaan dalam bidang AI dan kendaraan otonom.

Karena itu, membangun fasilitas seperti Terafab dipandang sebagai solusi strategis. Musk bahkan pernah membandingkan gagasan ini dengan Gigafactory, tetapi dalam skala yang jauh lebih besar. Jika Gigafactory adalah jantung produksi baterai dan kendaraan, maka Terafab disiapkan menjadi otak pasokan komputasi untuk era Tesla berikutnya.

Langkah ini juga menunjukkan pergeseran penting dalam arah bisnis Tesla. Perusahaan tidak lagi sekadar ingin dikenal sebagai produsen mobil listrik premium, melainkan sebagai pemain teknologi yang mengendalikan rantai nilai dari hulu ke hilir. Dari baterai, perangkat lunak, hingga chip AI, semua mulai diarahkan agar tidak mudah terganggu oleh keterbatasan pasokan global.

Jika proyek ini benar-benar dimulai sesuai jadwal, Tesla akan masuk lebih dalam ke arena persaingan semikonduktor. Di sana taruhannya bukan cuma kecepatan produksi, tetapi juga siapa yang lebih siap membangun masa depan mobil otonom. Dan seperti biasa, Musk tampaknya memilih jalan yang paling sunyi tapi paling ekstrem: kalau pasokan chip kurang, ya bikin pabrik raksasa sendiri.

Berita Terkait

BYD Dolphin 2026 Resmi di Vietnam, Harga Turun Jauh dan Jarak Tempuh Naik
Toyota bZ7 Meledak di China, Sedan Listrik Murah Banjir Ribuan Pesanan
Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI, Kontrak Baterai Rp6,8 Miliar Perkuat Strategi EV
Polytron Resmi Jadi Official Car Partner Indonesia Open 2026, Hadirkan Mobil Listrik G3
Tips Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih dan Bebas Bau
Biaya Penggunaan Mobil Listrik dan Konvensional
Mudik dengan Lexus LM 350h, Menikmati Perjalanan Pulang Kampung ala Sultan
MG4 Urban dengan Baterai Semi Padat Segera Masuk Dealer Eropa

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

BYD Dolphin 2026 Resmi di Vietnam, Harga Turun Jauh dan Jarak Tempuh Naik

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Toyota bZ7 Meledak di China, Sedan Listrik Murah Banjir Ribuan Pesanan

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI, Kontrak Baterai Rp6,8 Miliar Perkuat Strategi EV

Rabu, 15 April 2026 - 20:27 WIB

Polytron Resmi Jadi Official Car Partner Indonesia Open 2026, Hadirkan Mobil Listrik G3

Minggu, 12 April 2026 - 11:40 WIB

Tips Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih dan Bebas Bau

Berita Terbaru

Isi Talak Ahmad Dhani

Berita

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Nomor Induk Kependudukan Bansos

Nasional

Nomor Induk Kependudukan: Cara Cek Bansos Mei 2026 Terbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:05 WIB