Pasar mobil hibrida Jepang di Vietnam mulai menunjukkan perubahan setelah sempat mengalami kelangkaan menjelang Tahun Baru Imlek 2026. Jika pada periode sebelum Tet banyak model hybrid Toyota dan Honda sulit ditemukan di dealer, kini kondisi pasokan disebut jauh lebih longgar dan konsumen tidak lagi harus menunggu terlalu lama untuk mendapatkan unit.
Sebelum libur Imlek, sejumlah model populer seperti Toyota Yaris Cross HEV dan Innova Cross HEV masuk dalam daftar kendaraan yang sulit dicari. Permintaan cukup tinggi, sementara ketersediaan unit di jaringan penjualan terbatas. Akibatnya, konsumen yang ingin membeli harus rela antre dan baru menerima mobil setelah momen liburan berlalu.
Namun beberapa pekan setelah itu, situasi mulai berubah. Konsultan penjualan Toyota di Ho Chi Minh City menyebut mobil-mobil hybrid yang banyak diminati seperti Innova Cross HEV, Corolla Cross HEV, dan Yaris Cross HEV kini sudah tersedia. Konsumen bahkan disebut bisa langsung menerima mobil atau hanya menunggu hingga awal bulan berikutnya jika stok di dealer sedang menipis.
Menurut penjelasan dari tenaga penjual, salah satu alasan keterlambatan pasokan sebelumnya berkaitan dengan penyesuaian kebijakan pajak konsumsi khusus untuk kendaraan hybrid di Vietnam. Dealer dan distributor diduga menunggu kepastian aturan sebelum kembali menggenjot pasokan. Setelah skema preferensi pajak dinyatakan jelas, harga kendaraan hybrid mulai disesuaikan dan pengiriman unit pun kembali aktif.
Situasi serupa juga terjadi di merek lain. Untuk Honda, varian CR-V e:HEV kini sudah tersedia di dealer, meski stoknya disebut belum terlalu banyak. Sementara Civic e:HEV RS dan HR-V e:HEV RS masih mengharuskan konsumen melakukan pemesanan terlebih dahulu dengan estimasi tunggu sekitar satu bulan atau lebih.
Selain pasokan yang membaik, pasar hybrid Jepang di Vietnam juga makin menarik karena ada penyesuaian harga ke arah yang lebih ramah pembeli. Toyota Innova Cross HEV misalnya kini berada di angka 960 juta dong, turun dari posisi sebelumnya yang sempat melampaui 1 miliar dong. Yaris Cross HEV juga turun 37 juta dong menjadi 728 juta dong, sedangkan Camry 2.5HEV Top turun 70 juta dong menjadi 1,46 miliar dong.
Dari kubu Honda, CR-V e:HEV RS yang kini dirakit lokal ikut mengalami penyesuaian harga dari 1,259 miliar dong menjadi 1,25 miliar dong. HR-V e:HEV RS juga turun 34 juta dong dan sekarang dibanderol mulai 835 juta dong. Jadi, buat konsumen yang dulu cuma bisa menatap brosur sambil mengelus dada, sekarang pilihannya mulai terasa lebih realistis.
Bukan cuma harga dasar yang turun, promosi pun ikut mempermanis pasar. Pada Maret 2026, Toyota Yaris Cross HEV mendapat dukungan biaya registrasi 50 persen dengan nilai promosi sekitar 37 juta dong. Honda Civic e:HEV RS bahkan mendapat insentif biaya registrasi 100 persen, yang membuat pembeli bisa menghemat hampir 100 juta dong dari harga jual 999 juta dong.
Suzuki juga tak mau ketinggalan. XL7 Hybrid dan Fronx mendapat berbagai insentif, mulai dari biaya registrasi 50-100 persen hingga paket perawatan kendaraan. Berdasarkan data VAMA, total penjualan kendaraan hybrid dari merek-merek Jepang dan pemain utama lain mencapai 2.223 unit setelah dua bulan pertama 2026. Suzuki XL7 Hybrid sementara jadi model hybrid bensin-listrik terlaris dengan 583 unit, diikuti Corolla Cross 1.8HEV, Innova Cross HEV, Honda HR-V e:HEV RS, dan Honda CR-V e:HEV. Gambaran ini menegaskan bahwa pasar hybrid Vietnam kini bukan lagi sekadar ramai dibicarakan, tetapi juga semakin mudah diakses pembeli.






