Kia mulai memasarkan EV2 di Eropa dengan pendekatan yang cukup menarik: versi termurahnya justru dibuat lebih sederhana agar harga bisa ditekan. Salah satu strategi paling mencolok adalah konfigurasi kabin empat kursi pada varian dasar, keputusan yang memperlihatkan bagaimana produsen kini semakin kreatif mencari cara menjangkau pembeli kendaraan listrik dengan anggaran lebih terbatas.
Menurut laporan Carscoops, Kia EV2 dibuka dengan harga mulai 26.600 euro atau sekitar 30.800 dolar AS. Konsumen yang memilih skema sewa bahkan disebut cukup membayar 239 euro per bulan. Dengan banderol tersebut, EV2 diposisikan sebagai salah satu pintu masuk paling terjangkau untuk pelanggan Eropa yang ingin berpindah ke mobil listrik tanpa langsung masuk ke kelas harga yang terlalu tinggi.
Pada varian Light, Kia memangkas konfigurasi kursi belakang sehingga hanya tersedia dua tempat duduk lengkap dengan dua sandaran kepala dan dua sabuk pengaman tiga titik. Total penumpang yang bisa dibawa pun menjadi empat orang. Langkah ini terdengar sederhana, tetapi cukup efektif menekan biaya produksi sekaligus membedakan model entry-level dari versi yang lebih tinggi.
Secara teknis, EV2 Light dibekali motor listrik bertenaga 146 hp dan baterai 42,4 kWh dengan jangkauan maksimum 317 km. Angka itu memang tidak spektakuler, tetapi Kia tampaknya sengaja menyasar pengguna perkotaan Eropa yang lebih membutuhkan mobil ringkas, hemat, dan praktis untuk rutinitas harian dibanding kendaraan jarak jauh. Untuk jalan kota dan parkir yang bikin kening berkerut, mobil kecil seperti ini justru sering lebih realistis.
Di atas Light, ada versi Air yang kembali memakai konfigurasi lima kursi dengan mesin dan baterai yang sama. Model ini dibanderol mulai 28.990 euro. Jika konsumen menginginkan baterai yang lebih besar 61 kWh dan jangkauan hingga 453 km, Kia juga menyediakan EV2 Air versi peningkatan dengan harga sekitar 33.490 euro atau setara 38.800 dolar AS.
Pilihan lain datang dari trim Earth yang tersedia dalam konfigurasi empat atau lima kursi. Varian ini menggunakan motor listrik 146 hp dan baterai 42,2 kWh dengan daya jelajah sekitar 308 km per pengisian. Rentang harganya berada di kisaran 31.290 hingga 31.590 euro, menempatkannya di tengah-tengah antara versi dasar dan trim yang lebih premium.
Bagi pembeli yang menginginkan tampilan dan spesifikasi lebih tinggi, Kia menawarkan versi GT-Line. Model ini juga tersedia dalam opsi empat atau lima kursi, menggunakan motor listrik 135 hp dengan baterai 61 kWh dan jangkauan maksimal 413 km. Harga yang dipatok berada di rentang 36.890 hingga 37.190 euro, atau setara sekitar 42.700 sampai 43.100 dolar AS.
Kia pertama kali memperlihatkan EV2 di Brussels Auto Show awal tahun ini. Mobil ini punya dimensi panjang 4.060 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.565 mm. Ukuran tersebut menempatkannya sebagai kendaraan listrik kecil yang jelas menyasar kebutuhan urban, baik untuk keluarga kecil maupun pengguna individu yang ingin kendaraan kompak dengan biaya operasional lebih ringan.
Dengan strategi memangkas kursi demi harga yang lebih ramah, Kia menunjukkan bahwa persaingan mobil listrik kini tidak lagi hanya soal baterai besar atau tenaga tinggi. Kadang kuncinya justru ada pada kompromi cerdas yang membuat produk terasa lebih masuk akal untuk dibeli. EV2 menjadi contoh bahwa untuk menjual EV murah, produsen tidak selalu harus mengorbankan identitas mobilnya—kadang cukup mengorbankan satu kursi di belakang.






