Harga Bensin Naik, Pasar Mobil Listrik Bekas Eropa Langsung Melonjak

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bensin

Bensin

Lonjakan harga bensin di Eropa mulai memicu perubahan besar di pasar kendaraan bekas. Bukan mobil bensin yang kebanjiran pembeli, melainkan mobil listrik bekas yang justru mendadak jadi incaran. Ketika biaya isi tangki makin menyakitkan, banyak konsumen memilih beralih ke kendaraan yang dinilai lebih hemat untuk pemakaian harian.

Dalam waktu kurang dari sebulan sejak pecahnya ketegangan baru di Timur Tengah, harga bensin rata-rata di Uni Eropa dilaporkan naik 12 persen hingga menyentuh 1,84 euro per liter. Di beberapa negara, harganya bahkan sudah melewati 2 euro per liter. Bagi banyak rumah tangga, angka tersebut cukup untuk mengubah keputusan pembelian secara cepat, terutama untuk kendaraan yang akan digunakan setiap hari.

Efeknya langsung terasa di platform jual beli mobil. Di Prancis, porsi penjualan mobil listrik bekas disebut hampir melonjak dua kali lipat hanya dalam tiga minggu, dari 6,5 persen menjadi 12,7 persen. Dalam periode yang sama, penjualan mobil bensin dan diesel justru menurun. Konsumen tampaknya mulai melihat mobil listrik bekas bukan lagi sebagai pilihan alternatif, melainkan solusi yang lebih masuk akal.

Perubahan serupa juga terlihat di Jerman. Data dari platform otomotif menunjukkan tingkat pencarian mobil listrik meningkat tajam, dari 12 persen menjadi 36 persen. Jumlah permintaan konsultasi ke dealer juga naik signifikan dibanding bulan sebelumnya. Ini menandakan lonjakan minat bukan sekadar rasa penasaran, melainkan sudah masuk ke tahap pertimbangan pembelian yang lebih serius.

Di kawasan Nordik, sinyalnya bahkan lebih kuat. Di Norwegia, mobil listrik di pasar bekas telah melampaui diesel sebagai jenis kendaraan yang paling banyak diminati. Swedia pun mencatat kenaikan penjualan mobil listrik bekas. Negara-negara ini memang sudah lebih matang dari sisi adopsi kendaraan listrik, sehingga perubahan perilaku konsumen terjadi lebih cepat ketika harga bahan bakar melonjak.

Ada beberapa alasan mengapa mobil listrik bekas kini semakin menarik. Pertama, harganya bisa jauh lebih murah dibanding unit baru, bahkan disebut bisa selisih hingga 40 persen. Kedua, stok kendaraan bekas biasanya tersedia lebih cepat, tanpa masa tunggu berbulan-bulan seperti pembelian mobil baru. Bagi konsumen yang ingin segera mengurangi beban pengeluaran bahan bakar, kombinasi ini sangat menggoda.

Para pelaku industri juga melihat momentum ini sebagai peluang. Sejumlah merek otomotif mulai menggenjot promosi kendaraan listrik di media sosial untuk menangkap minat pasar yang sedang naik. Kenaikan ketertarikan tidak hanya terjadi di pasar besar, tetapi juga di negara-negara seperti Polandia, Portugal, dan Rumania. Artinya, gelombang ini tidak lagi terbatas pada beberapa negara maju saja.

Secara lebih luas, lonjakan permintaan mobil listrik bekas memperlihatkan bagaimana krisis energi bisa mempercepat transisi ke kendaraan yang lebih efisien. Ketika harga bahan bakar tetap tinggi, konsumen cenderung berpikir lebih praktis daripada ideologis. Mereka tidak selalu membeli mobil listrik demi gaya hidup hijau, tetapi karena pengeluaran bulanan menuntut keputusan yang lebih rasional. Dan seperti biasa, dompet sering kali lebih cepat menggerakkan perubahan daripada pidato panjang di forum internasional.

Berita Terkait

BYD Dolphin 2026 Resmi di Vietnam, Harga Turun Jauh dan Jarak Tempuh Naik
Toyota bZ7 Meledak di China, Sedan Listrik Murah Banjir Ribuan Pesanan
Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI, Kontrak Baterai Rp6,8 Miliar Perkuat Strategi EV
Polytron Resmi Jadi Official Car Partner Indonesia Open 2026, Hadirkan Mobil Listrik G3
Tips Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih dan Bebas Bau
Biaya Penggunaan Mobil Listrik dan Konvensional
Mudik dengan Lexus LM 350h, Menikmati Perjalanan Pulang Kampung ala Sultan
MG4 Urban dengan Baterai Semi Padat Segera Masuk Dealer Eropa

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

BYD Dolphin 2026 Resmi di Vietnam, Harga Turun Jauh dan Jarak Tempuh Naik

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Toyota bZ7 Meledak di China, Sedan Listrik Murah Banjir Ribuan Pesanan

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI, Kontrak Baterai Rp6,8 Miliar Perkuat Strategi EV

Rabu, 15 April 2026 - 20:27 WIB

Polytron Resmi Jadi Official Car Partner Indonesia Open 2026, Hadirkan Mobil Listrik G3

Minggu, 12 April 2026 - 11:40 WIB

Tips Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih dan Bebas Bau

Berita Terbaru

Isi Talak Ahmad Dhani

Berita

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Nomor Induk Kependudukan Bansos

Nasional

Nomor Induk Kependudukan: Cara Cek Bansos Mei 2026 Terbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:05 WIB