China Siap Rem Perang Harga Mobil, Aturan Jual Rugi Dilarang

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 16 Februari 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil China

Mobil China

Pemerintah China disebut bersiap menekan praktik banting harga yang selama ini menggerus industri otomotif domestik. “Perang diskon” antar produsen dinilai memicu kerusakan berantai, mulai dari margin keuntungan yang tergerus hingga tekanan terhadap pemasok, sehingga regulator memilih turun tangan lebih agresif.

Sejumlah laporan menyebut langkah ini menguat setelah penjualan kendaraan di awal 2026 melemah tajam. Pemerintah memandang perlambatan tersebut sebagai sinyal bahwa kompetisi harga sudah melampaui batas sehat dan berpotensi mengganggu stabilitas jangka panjang industri.

Salah satu kebijakan yang dibahas sebagai langkah paling keras adalah rencana penerapan harga plafon bagi pembuat mobil lokal. Tujuannya untuk mencegah perusahaan saling menurunkan harga secara ekstrem demi mengamankan volume penjualan, meski berisiko merusak ekosistem bisnis.

Di sisi lain, Departemen Manajemen Pasar Negara mengeluarkan pedoman yang melarang produsen menjual kendaraan dengan harga di bawah biaya produksi. Praktik jual rugi dipandang sebagai bentuk persaingan tidak adil, terutama ketika dilakukan sistematis untuk menyingkirkan pesaing atau menciptakan ketergantungan pasar.

Asosiasi Dealer Mobil China memperkirakan dampak ekonomi dari perang harga ini sangat besar. Dalam tiga tahun terakhir, industri disebut kehilangan output setara 471 miliar yuan (sekitar 68 miliar dolar AS), mencerminkan besarnya biaya yang “terbakar” akibat diskon berkepanjangan.

Data penjualan juga memperlihatkan tekanan yang serius. Pada Januari 2026, total penjualan pasar China dilaporkan turun 19,5% dibanding Januari 2025—laju penurunan tercepat dalam dua tahun. Jika dibandingkan dengan Desember 2025, pelemahan bahkan lebih tajam: dari sekitar 2,2 juta kendaraan menjadi 1,4 juta kendaraan, atau turun sekitar 36%.

Sejumlah analis memperkirakan permintaan kendaraan baru di China masih berpotensi melemah sepanjang 2026, dengan proyeksi penurunan lebih dari 3% untuk setahun penuh. Karena itu, sebagian produsen disebut akan mengandalkan ekspor untuk menutup kerugian di pasar domestik; BYD, misalnya, menargetkan ekspor 1,3 juta kendaraan listrik dan hibrida pada 2026, lebih tinggi dari 1,05 juta unit pada tahun sebelumnya.

Regulator memperingatkan risiko hukum bagi produsen yang tidak mematuhi aturan baru, meski rincian sanksi tidak dijabarkan. Namun, pengetatan tidak berhenti pada harga jual. Pengawasan yang meningkat membuat banyak merek besar memperpendek siklus pembayaran pemasok dari rata-rata 300 hari menjadi kurang dari 60 hari, yang dapat mengubah arus kas industri secara signifikan.

Dalam konteks itu, muncul pandangan bahwa perang diskon akan sulit dipertahankan jika perusahaan tidak lagi bisa “menahan” pembayaran pemasok. Chen Jinzhu, CEO Shanghai Mingling Auto Service, menyebut tanpa penundaan pembayaran, banyak pembuat mobil tidak memiliki dana yang cukup untuk terus membakar uang dalam perang harga. Pemerintah pun tampaknya ingin menghentikan siklus tersebut sebelum dampaknya meluas.

Berita Terkait

BYD Dolphin 2026 Resmi di Vietnam, Harga Turun Jauh dan Jarak Tempuh Naik
Toyota bZ7 Meledak di China, Sedan Listrik Murah Banjir Ribuan Pesanan
Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI, Kontrak Baterai Rp6,8 Miliar Perkuat Strategi EV
Polytron Resmi Jadi Official Car Partner Indonesia Open 2026, Hadirkan Mobil Listrik G3
Tips Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih dan Bebas Bau
Biaya Penggunaan Mobil Listrik dan Konvensional
Mudik dengan Lexus LM 350h, Menikmati Perjalanan Pulang Kampung ala Sultan
MG4 Urban dengan Baterai Semi Padat Segera Masuk Dealer Eropa

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

BYD Dolphin 2026 Resmi di Vietnam, Harga Turun Jauh dan Jarak Tempuh Naik

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Toyota bZ7 Meledak di China, Sedan Listrik Murah Banjir Ribuan Pesanan

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI, Kontrak Baterai Rp6,8 Miliar Perkuat Strategi EV

Rabu, 15 April 2026 - 20:27 WIB

Polytron Resmi Jadi Official Car Partner Indonesia Open 2026, Hadirkan Mobil Listrik G3

Minggu, 12 April 2026 - 11:40 WIB

Tips Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih dan Bebas Bau

Berita Terbaru

Isi Talak Ahmad Dhani

Berita

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Nomor Induk Kependudukan Bansos

Nasional

Nomor Induk Kependudukan: Cara Cek Bansos Mei 2026 Terbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:05 WIB