Hakim Miami Pertahankan Vonis Autopilot, Tesla Tetap Tanggung 243 Juta Dolar

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 23 Februari 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tesla

Tesla

Upaya Tesla untuk membatalkan putusan juri terkait kecelakaan fatal yang melibatkan sistem Autopilot kembali menemui jalan buntu. Seorang hakim federal di Miami memutuskan untuk tetap mempertahankan keputusan juri yang sebelumnya menjatuhkan tanggung jawab finansial besar kepada perusahaan mobil listrik tersebut.

Keputusan terbaru keluar pada 20 Februari, ketika Hakim Beth Bloom menyatakan bukti yang diajukan dalam persidangan dinilai sangat kuat untuk menopang putusan. Di mata pengadilan tingkat pertama, argumen tambahan dari pihak Tesla tidak dianggap cukup baru atau cukup meyakinkan untuk mengubah hasil.

Perkara ini berakar pada insiden di Key Largo, Florida, pada April 2019. Saat itu, sebuah Tesla Model S yang disebut berjalan dengan Autopilot melaju sekitar 100 km/jam dan menerobos lampu merah serta tanda berhenti, lalu menghantam sebuah SUV yang berada di sisi jalan.

Tabrakan tersebut menimbulkan dampak berat bagi korban. Naibel Benavides (22) meninggal dunia, sementara pasangannya, Dillon Angulo, dilaporkan mengalami luka serius. Kasus ini kemudian menjadi salah satu ujian paling menonjol mengenai batas tanggung jawab pengemudi dan sistem bantuan mengemudi.

Dalam putusan juri pada Agustus 2025, Tesla dinyatakan memiliki porsi tanggung jawab 33 persen, sedangkan pengemudi, George McGee, menanggung 67 persen sisanya. Untuk bagian pengemudi, disebut sudah ada penyelesaian kompensasi terpisah sebelumnya dengan pihak korban.

Nilai total yang dibebankan kepada Tesla berada di kisaran 243 juta dolar AS. Rinciannya mencakup 200 juta dolar sebagai punitive damages, kemudian 42,6 juta dolar sebagai kompensasi nyata kepada keluarga korban dan korban, serta sekitar 20.000 dolar yang dikaitkan dengan kerusakan tertentu.

Tesla, dalam pembelaannya, menekankan bahwa penyebab utama adalah kelalaian pengemudi—disebut terganggu karena mengangkat telepon. Perusahaan juga menegaskan Autopilot tidak dirancang untuk “mengalahkan” perilaku ceroboh manusia di setiap situasi jalan raya, melainkan tetap membutuhkan pengawasan penuh.

Meski demikian, penolakan hakim untuk mengubah putusan membuat strategi hukum Tesla di tingkat ini praktis mentok. Perusahaan masih memiliki ruang untuk mengajukan banding ke tingkat yang lebih tinggi, namun keputusan ini sudah memberi sinyal bahwa pengadilan tidak serta-merta menerima narasi “semua salah pengemudi” ketika ada indikasi peran software dalam rangkaian kejadian.

Di sisi lain, para pengamat menilai putusan semacam ini bisa menjadi preseden yang sensitif. Juri mulai mempertimbangkan tanggung jawab sistem bantuan mengemudi, bukan hanya perilaku manusia di balik kemudi. Jika pola ini berlanjut, perusahaan otomotif dengan fitur semi-otonom berpotensi menghadapi gelombang litigasi serupa.

Bagi Tesla, tekanan tidak hanya soal nominal denda, melainkan juga dampak jangka panjang pada persepsi publik dan kebijakan keselamatan. Perkara ini menjadi pengingat bahwa promosi teknologi canggih selalu diikuti ekspektasi perlindungan yang lebih tinggi, sementara batas “bantuan” dan “kendali” masih terus diperdebatkan di ruang hukum.

Berita Terkait

BYD Dolphin 2026 Resmi di Vietnam, Harga Turun Jauh dan Jarak Tempuh Naik
Toyota bZ7 Meledak di China, Sedan Listrik Murah Banjir Ribuan Pesanan
Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI, Kontrak Baterai Rp6,8 Miliar Perkuat Strategi EV
Polytron Resmi Jadi Official Car Partner Indonesia Open 2026, Hadirkan Mobil Listrik G3
Tips Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih dan Bebas Bau
Biaya Penggunaan Mobil Listrik dan Konvensional
Mudik dengan Lexus LM 350h, Menikmati Perjalanan Pulang Kampung ala Sultan
MG4 Urban dengan Baterai Semi Padat Segera Masuk Dealer Eropa

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

BYD Dolphin 2026 Resmi di Vietnam, Harga Turun Jauh dan Jarak Tempuh Naik

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Toyota bZ7 Meledak di China, Sedan Listrik Murah Banjir Ribuan Pesanan

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI, Kontrak Baterai Rp6,8 Miliar Perkuat Strategi EV

Rabu, 15 April 2026 - 20:27 WIB

Polytron Resmi Jadi Official Car Partner Indonesia Open 2026, Hadirkan Mobil Listrik G3

Minggu, 12 April 2026 - 11:40 WIB

Tips Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih dan Bebas Bau

Berita Terbaru

Isi Talak Ahmad Dhani

Berita

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Nomor Induk Kependudukan Bansos

Nasional

Nomor Induk Kependudukan: Cara Cek Bansos Mei 2026 Terbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:05 WIB