Menjelang jadwal peluncuran resminya, BYD mulai membuka tabir kei-car khusus pasar Jepang yang diberi nama Racco. Alih-alih berfokus pada spek besar, mobil ini diposisikan sebagai kendaraan perkotaan ringkas untuk segmen paling ramai dan menguntungkan di Jepang.
Yang terbaru, sejumlah informasi mengenai kabin Racco muncul ke publik. Tampilan interiornya menonjolkan gaya kei-car modern: praktis, banyak kompartemen, dan mengutamakan kemudahan pengoperasian saat berkendara di kota yang padat.
Di bagian dasbor, ada layar sentuh model mengambang yang dipasangkan dengan kluster instrumen LCD. Menariknya, BYD tetap menyediakan banyak tombol fisik, terutama untuk pengaturan AC—pilihan yang biasanya disukai pengguna harian karena lebih cepat diakses dibanding menu layar.
Fitur konektivitas juga dibuat fungsional. Pada konsol tersedia port pengisian 12V serta USB untuk perangkat mobile. Ruang penyimpanan kecil maupun besar tersebar di beberapa titik kokpit, mendukung kebutuhan pengemudi yang sering membawa barang-barang kecil.
Karakter kei-car terasa dari kaca depan yang tegak. Desain ini memberi visibilitas luas, cocok untuk manuver di jalan sempit. Setir 3-spoke mengintegrasikan tombol fungsi, sementara perlengkapan seperti power window, spion elektrik, dan tirai pelindung juga disebut tersedia.
Untuk kenyamanan, kursi depan dilengkapi fungsi pemanas. Ruang antar dua kursi depan disebut tidak terlalu lebar, namun BYD diperkirakan menambahkan sandaran tangan kecil sebagai penunjang ergonomi berkendara jarak dekat.
Baris kedua belum diperlihatkan melalui foto resmi, tetapi gambar yang beredar mengisyaratkan konfigurasi dua tempat duduk di belakang dengan sandaran kepala yang dapat disetel. Keunggulan lain datang dari pintu geser di kedua sisi, fitur yang sangat diminati di kei-car karena memudahkan akses di area parkir sempit.
Dari sisi ukuran, BYD Racco memiliki dimensi 3.395 x 1.475 x 1.800 mm. Motor listrik di poros depan dikabarkan menghasilkan tenaga maksimum 27 hp. Paket baterai LFP dari FinDreams mendukung jarak tempuh hingga 180 km (WLTC) dan disebut kompatibel dengan pengisian cepat DC hingga 100 kW.
Strategi BYD menargetkan segmen ini masuk akal, mengingat pasar kei-car terus kuat. Tahun lalu, lebih dari 1,66 juta unit kei-car terjual di Jepang, dengan Honda N-Box sebagai model terlaris—menggambarkan betapa ketatnya persaingan yang akan dihadapi Racco.






