Model pickup Isuzu D‑Max berhasil mempertahankan posisinya sebagai truk pickup terlaris kedua di Malaysia sepanjang 2025. Capaian tersebut turut memperkuat dominasi Isuzu di segmen kendaraan komersial negara tersebut dengan pangsa pasar yang terus meningkat.
Berdasarkan laporan industri otomotif Malaysia, Isuzu mencatatkan pangsa pasar kendaraan komersial sebesar 56,1 persen dengan total sekitar 6.880 unit kendaraan terdaftar sepanjang 2025. Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya pada 2023 yang berada di kisaran 47 persen, sekaligus menunjukkan pertumbuhan signifikan di tengah persaingan pasar.
Pada kategori pickup, Isuzu D-Max menyumbang sekitar 15 persen pangsa pasar nasional. Meski segmen pickup di Malaysia secara keseluruhan mengalami penurunan sekitar 7 persen, model ini tetap menunjukkan daya saing kuat dan konsistensi penjualan.
Posisi puncak pasar pickup Malaysia masih ditempati Toyota Hilux, yang selama beberapa tahun terakhir mempertahankan status sebagai model terlaris. Persaingan antara Hilux dan D-Max menjadi salah satu faktor utama dinamika pasar kendaraan komersial di negara tersebut.
Menariknya, situasi berbeda terlihat di pasar Vietnam. Data asosiasi produsen otomotif setempat menunjukkan penjualan Isuzu D-Max relatif terbatas, hanya ratusan unit sepanjang 2025. Sementara Toyota Hilux justru menempati posisi tiga besar dengan penjualan ribuan unit, memperlihatkan perbedaan preferensi konsumen antarnegara di kawasan Asia Tenggara.
Di Malaysia, Isuzu D-Max dipasarkan dalam beberapa varian dengan rentang harga yang cukup luas. Model dasar Low Ride 1.9L 4×2 manual ditawarkan mulai sekitar 92 ribu ringgit Malaysia, sedangkan varian tertinggi X-Terrain 3.0L 4×4 otomatis dibanderol lebih dari 160 ribu ringgit. Perbedaan harga tersebut mencerminkan variasi spesifikasi, fitur keselamatan, serta performa mesin yang ditawarkan.
Capaian penjualan ini menunjukkan bahwa kendaraan komersial, khususnya pickup, masih memiliki pasar kuat di Malaysia, terutama untuk kebutuhan bisnis, perkebunan, dan transportasi logistik. Konsistensi D-Max di posisi kedua juga mempertegas reputasi Isuzu sebagai pemain penting dalam segmen kendaraan niaga di kawasan Asia Tenggara.






