Lamborghini Batalkan Lanzador EV, Kini Fokus Penuh pada Supercar Hybrid

Avatar photo

- Penulis Berita

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamborghini Revuelto

Lamborghini Revuelto

Lamborghini resmi menghentikan proyek mobil listrik murni Lanzador dan memilih mengalihkan fokus ke model plug-in hybrid (PHEV). Keputusan ini menandai perubahan strategi besar di tengah perlambatan minat kendaraan listrik pada segmen konsumen ultra-kaya.

Ketua sekaligus CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, mengonfirmasi bahwa model berbasis konsep Lanzador yang diperkenalkan pada 2023 tidak lagi masuk dalam rencana portofolio masa depan. Sebagai gantinya, Lamborghini menyiapkan model PHEV baru, dengan target seluruh lini produknya menjadi hybrid isi ulang pada 2030.

Winkelmann menilai investasi besar-besaran ke kendaraan listrik dalam kondisi pasar saat ini berisiko menjadi beban finansial. Ia menyebut kurva adopsi EV di segmen pelanggan utama Lamborghini masih sangat datar, bahkan nyaris nol, sehingga perusahaan memilih jalur yang dianggap lebih realistis.

Menurutnya, pelanggan Lamborghini mencari pengalaman emosional yang tidak hanya datang dari performa, tetapi juga dari desain, suara mesin, dan umpan balik mekanis. Di titik inilah EV dinilai belum mampu menggantikan sensasi khas mobil bermesin pembakaran internal, terutama dalam segmen supercar performa tinggi.

Keputusan membatalkan Lanzador disebut telah dipertimbangkan sejak awal 2025 dan ditutup secara internal pada akhir tahun lalu setelah diskusi panjang dengan pelanggan, dealer, serta analisis data pasar global. Artinya, langkah ini bukan reaksi sesaat, melainkan hasil evaluasi strategi yang cukup matang.

Lamborghini kini menempatkan PHEV sebagai teknologi yang dianggap mampu “menggabungkan dua dunia”: torsi instan dan fleksibilitas motor listrik, sekaligus emosi dan karakter mesin konvensional. Saat ini, lini produk Lamborghini seperti Revuelto, Temerario, dan Urus SE sudah mengusung konfigurasi plug-in hybrid.

Dari sisi bisnis, perusahaan juga masih menunjukkan performa kuat. Pada 2025, Lamborghini mencatat rekor pengiriman 10.747 unit dan untuk dua tahun beruntun menembus penjualan di atas 10.000 kendaraan. Eropa dan Timur Tengah menjadi pasar terbesar, meski kawasan Amerika disebut mengalami penurunan.

Lamborghini juga melihat profil konsumennya makin muda, terutama di Asia. Winkelmann menyebut lebih dari setengah pembeli kini berusia 30–40 tahun, bahkan trennya semakin muda. Generasi ini dinilai tetap melihat Lamborghini sebagai simbol status dan “mobil poster” yang kuat secara citra.

Meski membatalkan EV murni untuk saat ini, Winkelmann tidak menutup pintu sepenuhnya. Ia menyatakan Lamborghini bisa saja meluncurkan mobil listrik di masa depan, tetapi hanya ketika waktunya tepat dan pasar benar-benar siap menerima produk seperti itu.

Keputusan Lamborghini muncul di tengah banyak produsen otomotif global yang juga menyesuaikan strategi EV akibat permintaan yang lebih lemah dari perkiraan. Dalam konteks ini, Lamborghini memilih menjaga daya tarik emosional produknya sambil memperluas penggunaan PHEV sebagai jembatan teknologi menuju masa depan.

Berita Terkait

BYD Dolphin 2026 Resmi di Vietnam, Harga Turun Jauh dan Jarak Tempuh Naik
Toyota bZ7 Meledak di China, Sedan Listrik Murah Banjir Ribuan Pesanan
Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI, Kontrak Baterai Rp6,8 Miliar Perkuat Strategi EV
Polytron Resmi Jadi Official Car Partner Indonesia Open 2026, Hadirkan Mobil Listrik G3
Tips Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih dan Bebas Bau
Biaya Penggunaan Mobil Listrik dan Konvensional
Mudik dengan Lexus LM 350h, Menikmati Perjalanan Pulang Kampung ala Sultan
MG4 Urban dengan Baterai Semi Padat Segera Masuk Dealer Eropa

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

BYD Dolphin 2026 Resmi di Vietnam, Harga Turun Jauh dan Jarak Tempuh Naik

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Toyota bZ7 Meledak di China, Sedan Listrik Murah Banjir Ribuan Pesanan

Selasa, 21 April 2026 - 08:44 WIB

Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI, Kontrak Baterai Rp6,8 Miliar Perkuat Strategi EV

Rabu, 15 April 2026 - 20:27 WIB

Polytron Resmi Jadi Official Car Partner Indonesia Open 2026, Hadirkan Mobil Listrik G3

Minggu, 12 April 2026 - 11:40 WIB

Tips Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih dan Bebas Bau

Berita Terbaru

Isi Talak Ahmad Dhani

Berita

Ahmad Dhani Ungkap Isi SMS Talak 3 Maia Estianty

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Nomor Induk Kependudukan Bansos

Nasional

Nomor Induk Kependudukan: Cara Cek Bansos Mei 2026 Terbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:05 WIB