Anak perusahaan Changan Group di China, Hunan-Tyen, memperkenalkan perangkat modular bernama PTG (Turbine Generator) yang ditujukan untuk membantu memperpanjang jangkauan mobil listrik murni. Teknologi ini dirancang sebagai sumber tenaga tambahan tanpa perlu mengubah struktur utama kendaraan.
Pengembangan PTG muncul di tengah pertumbuhan pesat industri kendaraan listrik yang masih dibayangi persoalan jarak tempuh. Bagi banyak pengguna, performa EV pada cuaca dingin, kecepatan tinggi, dan keterbatasan pengisian tetap menjadi faktor yang memengaruhi kepercayaan penggunaan harian.
Menurut penjelasan resmi yang dikutip media otomotif China, PTG memakai pendekatan konversi bahan bakar menjadi listrik sebagai tenaga tambahan modular. Sistem ini ditujukan untuk meningkatkan fleksibilitas mobilitas kendaraan listrik dalam berbagai skenario penggunaan.
Salah satu nilai jual utama PTG adalah desainnya yang fleksibel dan dapat dilepas. Dengan konsep tersebut, suplai daya tambahan dapat diberikan lebih cepat tanpa membongkar atau memodifikasi struktur inti mobil listrik murni yang sudah ada.
Hunan-Tyen menyebut sistem PTG memiliki sejumlah keunggulan teknis, mulai dari struktur yang ringkas, kepadatan daya lebih tinggi, hingga kemampuan adaptasi bahan bakar yang luas. Karakter ini membuat PTG diposisikan sebagai solusi pendukung, bukan pengganti sistem baterai utama.
Pada bagian turbin gas, perusahaan memanfaatkan pengalaman perancangan mesin dan simulasi aliran 3D untuk menganalisis medan aliran internal kompresor serta turbin. Pendekatan rekayasa ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga stabilitas operasi pada beban tinggi.
Perusahaan juga mengembangkan komponen seperti sistem bantalan bola berkinerja tinggi, kompresor berdesain efisien, dan turbin bersayap tetap. Kombinasi inovasi tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi turbin lebih dari 5 persen dibanding pendekatan sebelumnya.
Dari sisi kontrol elektronik, PTG menghadapi tantangan beban termal karena bekerja pada kepadatan daya tinggi. Untuk itu, Hunan-Tyen merancang perpipaan pendingin berkinerja tinggi dan solusi manajemen panas berbasis simulasi medan termal agar kestabilan sistem tetap terjaga saat suhu meningkat.
Secara strategis, PTG diharapkan dapat mengurangi ketergantungan kendaraan listrik murni terhadap kapasitas baterai besar dan biaya baterai yang mahal. Selain otomotif, teknologi ini juga disebut berpotensi diperluas ke aplikasi lain seperti drone, perangkat bergerak luar ruangan, dan berbagai kebutuhan tenaga modular lainnya.






